JABARONLINE.COM – Personel Polres Purwakarta bergerak cepat mengamankan lima remaja yang diduga terlibat aksi tawuran di Jalan Raya Sukatani, Desa Cilalawi, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta. Insiden yang meresahkan warga tersebut terjadi pada Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.

Aksi tawuran ini bermula saat sekelompok pemuda terlibat bentrok di area Jembatan Cilalawi. Seorang saksi mata yang tengah melintas menggunakan mobil melaporkan bahwa salah satu sepeda motor pelaku sempat menabrak kendaraannya. Motor tersebut kemudian ditinggalkan pemiliknya di lokasi kejadian karena panik. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Merespons laporan masyarakat, petugas kepolisian yang tengah berpatroli kemudian melakukan penyisiran. Pada Kamis (9/4/2026) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB, polisi menemukan sekelompok remaja mencurigakan di area Klinik Ashofa.

Setelah dilakukan pemeriksaan intensif, lima remaja berinisial YA (16), MM (17), NA (15), IF (17), dan DD (17) diduga kuat terlibat dalam aksi tawuran sebelumnya. Petugas langsung menggiring mereka ke Mapolsek Sukatani beserta barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam dengan nomor polisi T 6897 IK.

Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, melalui Kapolsek Sukatani, AKP Asep Nugraha, membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyatakan bahwa saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman untuk mengungkap motif di balik aksi kekerasan tersebut.

"Saat ini para remaja tersebut masih dimintai keterangan lebih lanjut di Mapolsek Sukatani," ujar AKP Asep Nugraha.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Purwakarta, AKP Enjang Sukandi, menegaskan bahwa kepolisian tidak akan memberikan ruang bagi aksi kekerasan jalanan di wilayah hukum Purwakarta. Ia juga meminta peran aktif orang tua dalam menjaga anak-anak mereka.

“Kami mengimbau kepada para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, terutama pada malam hari. Kepolisian akan terus mengintensifkan patroli guna mencegah tawuran maupun gangguan kamtibmas lainnya,” tegas Enjang.***