JABARONLINE.COM - ICE BSD, Tangerang, menjadi saksi lahirnya sebuah ruang dakwah yang tidak lagi terbatas pada mimbar dan podium. CONNECT 2026, yang digelar 24–25 Januari, menghadirkan pengalaman sosial komprehensif menggabungkan spiritualitas, edukasi, gaya hidup sehat, hingga seni visual sebagai jawaban atas tantangan umat di era modern.
Dakwah yang Hidup dan Kontekstual
CEO The Strong Minor Project, Ratna Galih, menegaskan bahwa tema besar Modern Struggles diangkat sebagai refleksi atas krisis identitas, tekanan sosial, hingga kelelahan mental dan spiritual yang dialami umat.
“Islam tidak pernah ketinggalan zaman. Nilai-nilainya tetap relevan untuk membantu umat bertahan, bertumbuh, dan menemukan makna hidup,” ujarnya, Sabtu (24/1).
CONNECT 2026 dirancang bukan hanya sebagai konferensi, melainkan social experience yang ramah, membumi, dan penuh warna. Tone cerah pink, hijau, dan oranye dipilih untuk menegaskan bahwa isu-isu berat seperti iman dan kesehatan mental dapat dibicarakan dalam ruang aman, hangat, dan optimis.
Fun Run, Seni, dan Ruang Muamalah
Salah satu pembeda utama CONNECT 2026 adalah perluasan dakwah ke ranah gaya hidup. Fun Run 5K Syari yang digelar Ahad (25/1) diikuti 380 peserta, menjadi simbol bahwa menjaga tubuh adalah bagian dari amanah spiritual.
Di sisi lain, Art & Installation Space menghadirkan medium dakwah reflektif yang menyentuh sisi emosional audiens, sementara bazar halal di Hall 1 ICE BSD membuka ruang muamalah yang inklusif bagi pelaku usaha Muslim dan masyarakat luas.
Narasumber Global dan Lokal